Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, hingga kini sudah ada lima perusahaan berbadan hukum Indonesia (joint venture) asal Vietnam yang tertarik berinvestasi benih bening lobster (BBL).

“Yang pasti dari Vietnam ada lima perusahaan,” kata Trenggono Konferensi Pers Indonesia Aquaculture Business Forum 2024 di Jakarta, Senin (29/4/2024).

Trenggono menjelaskan bahwa lima perusahaan Vietnam tersebut tengah menyiapkan budidaya lobster di Jembrana, Bali sebagai satu syarat khusus agar mereka bisa mendapatkan benih lobster secara legal dari Indonesia.




Benih Lobster Air laut. (Tangkapan Layar Youtube Kementerian Kelautan dan Perikanan)Foto: Benih Lobster Air laut. (Tangkapan Layar Youtube Kementerian Kelautan dan Perikanan)
Benih Lobster Air laut. (Tangkapan Layar Youtube Kementerian Kelautan dan Perikanan)

“Kenapa di situ, jadi berdasarkan riset mereka mungkin karena arus dan sebagainya yang lebih cocok. Jadi budidaya tidak bisa diploting di sembarang tempat, mereka harus melakukan riset supaya tingkat keberhasilannya tinggi,” jelasnya.

Adapun soal harga jual BBL ke Vietnam, harga terendah yang diusulkan KKP dalam kerja sama ini ialah sebesar Rp8.500 per ekor.

“Kalau harga patokan teknis ya di pak Dirjen sudah melakukan itu semua, tentu melalui sosialisasi publik harga patokan di angka minimal Rp8.500 per ekor. Jadi kalau misalnya lebih dari itu ya tidak apa-apa, bagus,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Menteri Trenggono Mau Buka Ekspor Benih Lobster ke Vietnam


(wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *