Jakarta, CNBC Indonesia- Ekonom Senior, Faisal Basri menilai pengelolaan ekonomi RI saat ini ugal-ugalan, imbasnya Indonesia mengalami defisit pangan terbesar sepanjang sejarah dengan impor pangan tembus USD 5,3 Miliar.

Defisit ini terjadi tidak hanya di sektor pangan, namun juga terjadi defisit energi hingga industri manufaktur.

Faisal berharap Prabowo yang akan memimpin RI ke depan mampu mengelola ekonomi lebih baik. Prabowo tidak disarankan melanjutkan program Jokowi dan menggantikan hilirisasi menjadi industrialisasi.

Seperti apa ekonom melihat upaya perbaikan ekonomi yang dibutuhkan RI? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Ekonom Senior, Faisal Basri dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Senin, 29/04/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *