Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonomi Indonesia diyakini tetap tumbuh 5% pada kuartal I-2024. Pertumbuhan ini sejalan dengan konsumsi masyarakat dan kinerja perdagangan yang tetap kuat di tengah ketidakpastian yang menghantui global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ekonomi RI pada kuartal I-2024 akan tumbuh di atas 5%. Dia mengatakan target ekonomi RI sepanjang tahun 2024 tumbuh 5,2%.

“Kalau kita melihat sampai year to date nanti kita targetkan 5,2 persen tentu kita berharap di kuartal I-2024 angkanya cukup bagus. Tapi kita tunggu hasil resmi dari BPS,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta dikutip Jumat (3/5/2024).

“InsyaAllah (Pertumbuhan ekonomi kuartal-I di atas 5 persen),” tegasnya.

Sejalan dengan Airlangga, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah memastikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan tumbuh di level 5,17% pada kuartal I-2024. “Pertumbuhan ekonomi kita resiliensi kuartal I Kemenkeu memprediksi di 5,17%,” ungkap dia saat konferensi pers akhir pekan lalu.

Perkiraan ini sekaligus menunjukkan momentum pertumbuhan ekonomi masih terus berlanjut selepas pandemi Covid-19. Sementara untuk keseluruhan tahun diperkirakan ekonomi tumbuh 5,2%.

“Jadi ini adalah suatu yang harus kita syukuri tapi kita jaga karena kondisi berubah cepat,” jelasnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama dan kedua pada 2024 lebih tinggi dari kuartal IV-2023. Ini didukung oleh permintaan domestik yang tetap kuat.

“Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari triwulan IV tahun 2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat dari konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah,” kata Perry pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,04% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal IV-2023. Dengan demikian, ekonomi Indonesia diyakini akan tumbuh lebih dari 5,04%.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Sri Mulyani Akui Fokus APBN Buat Kelas Menengah Kurang


(haa/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *