Jakarta, CNBC Indonesia – Wilayah Maluku dan Papua mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal I-2024. Bahkan, pertumbuhannya jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11% pada tiga bulan pertama tahun ini.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua pada kuartal I-2024 tumbuh tinggi mencapai 12,15%. Padahal, kuartal I-2023 hanya tumbuh 2,09%. Ditopang oleh aktivitas pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, dan perdagangan.

“Pertumbuhan ekonomi di pulau Maluku dan Papua yang mencapai double digit didorong oleh aktivitas ekonomi di provinsi Papua, dengan sumber pertumbuhan yang didorong oleh lapangan usaha pertambangan dan penggalian,” kata Amalia saat konferensi pers di kantornya, Jakara, Senin (6/5/2024).

Adapun urutan kedua ialah pertumbuhan di Sulawesi sebesar 6,35% turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar 6,99%. Pertumbuhan di Sulawesi terutama ditopang pertumbuhan di Sulawesi Tengah karena adanya industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta konstruksi.

Pertumbuhan ekonomi wilayah atau spasial tertinggi ketiga ialah Kalimantan sebesar 6,17% dari sebelumnya 5,82%. Disumbang oleh pertumbuhan tertinggi di wilayah Kalimantan Timur dengan adanya aktivitas pertambangan dan penggalian, konstruksi, serta perdagangan.

Adapun pertumbuhan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada kuartal I-2024 sebesar 5,07% naik dari sebelumnya 4,75%. Ditopang oleh aktivitas ekonomi di Bali seperti penyediaan akomodasi dan makan-minum, jasa keuangan dan asuransi, serta administrasi pemerintahan.

Di wilayah Jawa, pertumbuhan ekonominya pada kuartal I-2024 sebesar 4,84% dari sebelumnya 4,96%. Ditopang oleh pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI Jakarta melalui aktivitas sektor industri informasi dan komunikasi, perdagangan, dan konstruksi.

Terakhir, ialah wilayah Sumatera dengan pertumbuhan sebesar 4,24% dari sebelumnya 4,79%. Didorog oleh pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara melalui aktivitas perdagangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta konstruksi.

“Secara spasial, ekonomi seluruh wilayah tumbuh positif dengan pertumbuhan tertinggi terjadi di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yang utamanya ditopang kinerja lapangan usaha pertambangan dan penggalian,” tutur Amalia.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ekonomi RI hingga 2030 Ditarget Tumbuh di Bawah 7%, Kenapa?


(arj/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *