Jakarta, CNBC Indonesia РPresiden China Xi Jinping melakukan kunjungan ke Paris, Prancis, Senin waktu setempat. Hal ini terjadi saat hubungan Paris dan China memanas.

Mengutip CNBC International, Xi mengadakan diskusi dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dalam dialog itu, Xi meminta agar digelarnya gencatan senjata global selama Olimpiade di Paris musim panas ini.

“Dunia saat ini masih jauh dari kata tenang,”¬†kata Xi, berbicara melalui penerjemah bersama Macron dalam pernyataan bersama, dikutip Selasa (7/5/2024).

“Sebagai anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sebagai negara yang bertanggung jawab, China mendesak Prancis untuk melakukan gencatan senjata selama Olimpiade Paris,” tambahnya.

Di sisi lain, Macron mengungkapkan ia akan mencoba agar ide Xi ini dapat dilaksanakan. Ia juga menegaskan kepada Xi agar orang nomor satu di China itu mau menggunakan kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam mengurangi ketegangan.

“Kami ingin menjelaskan dampak konflik ini terhadap keamanan Eropa dan tekad kami untuk mendukung Ukraina selama diperlukan,” kata Macron, seraya menambahkan bahwa Paris tidak ingin mengubah rezim di Moskow.

Lebih lanjut, Xi juga mendukung upaya perdamaian internasional yang akan digelar Juni mendatang di Swiss. Namun ia belum menjelaskan bagaimana posisi Beijing.

“Kami menentang penggunaan krisis ini untuk membebankan tanggung jawab pada negara ketiga dan menodai citra negara tersebut serta memicu Perang Dingin baru,” kata Xi lagi.

“Sejarah telah menunjukkan konflik hanya dapat diselesaikan melalui negosiasi,” tambahnya.

Perlu diketahui, pertempuran di Ukraina telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir ketika pasukan Kyiv menunggu bantuan militer penting dari Amerika dan Eropa untuk memukul mundur kemajuan Rusia. Di sisi lain, Moskow terus mencetak kemajuan besar.

Negara-negara Barat, termasuk Prancis, sangat khawatir bahwa Beijing dapat memberikan senjata kepada Moskow. Sebelumnya Barat memberi sejumlah sanksi ke sejumlah perusahaan China yang dianggap membantu Moskow dalam tujuan militer.

Sumber-sumber diplomatik Prancis mengatakan bahwa Xi dapat memastikan bahwa Beijing tidak bermaksud untuk memasok senjata ke Moskow. Negeri Tirai Bambu juga siap untuk menyelidiki masalah penggunaan bahan ganda yang memungkinkan upaya perang Rusia.

Mereka mengatakan mereka sekarang harus melihat apakah komitmen akan berubah menjadi tindakan. Uni Eropa (UE) saat ini sedang mendiskusikan kemungkinan sanksi terhadap beberapa perusahaan.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Xi Jinping Beri Kode Gak Enak soal Ekonomi China 2024


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *